Gadihrancak's Blog


Search Engine
July 21, 2009, 5:19 am
Filed under: Pemograman Web

Mesin Pencari (Search Engine)

1. Pengertian Mesin Pencari (search engine)

Mesin pencari adalah program komputer yang dirancang untuk membantu seseorang menemukan file-file yang disimpan dalam komputer, misalnya dalam sebuah server umum di web (WWW) atau dalam komputer sendiri. Mesin pencari memungkinkan kita untuk meminta content media dengan kriteria yang spesifik (biasanya yang berisi kata atau frasa yang kita tentukan) dan memperoleh daftar file yang memenuhi kriteria tersebut. Mesin pencari biasanya menggunakan indeks (yang sudah dibuat sebelumnya dan dimutakhirkan secara teratur) untuk mencari file setelah pengguna memasukkan kriteria pencarian.

Dalam konteks Internet, mesin pencari biasanya merujuk kepada WWW dan bukan protokol ataupun area lainnya. Selain itu, mesin pencari mengumpulkan data yang tersedia di newsgroup, database besar, atau direktori terbuka seperti DMOZ.org. Karena pengumpulan datanya dilakukan secara otomatis, mesin pencari berbeda dengan direktori Web yang dikerjakan manusia.

Sebagian besar mesin pencari dijalankan oleh perusahaan swasta yang menggunakan algoritma kepemilikan dan database tertutup – yang paling populer adalah Google (MSN Search dan Yahoo! tertinggal sedikit di belakang). Telah ada beberapa upaya menciptakan mesin pencari dengan sumber-terbuka (open-source), contohnya adalah Htdig, Nutch, Egothor dan OpenFTS.

2.       Cara kerja mesin pencari

Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan informasi tentang banyak halaman web, yang diambil langsung dari WWW. Halaman-halaman ini diambil dengan web crawlerbrowser web otomatis yang mengikuti setiap pranala yang dilihatnya. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.

Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.

Ada jenis mesin pencari lain: mesin pencari real-time, seperti Orase. Mesin seperti ini tidak menggunakan indeks. Informasi yang diperlukan mesin tersebut hanya dikumpulkan jika ada pencarian baru. Jika dibandingkan dengan sistem berbasis indeks yang digunakan mesin-mesin seperti Google, sistem real-time ini unggul dalam beberapa hal: informasi selalu mutakhir, (hampir) tak ada pranala mati, dan lebih sedikit sumberdaya sistem yang diperlukan. (Google menggunakan hampir 100.000 komputer, Orase hanya satu.) Tetapi, ada juga kelemahannya: pencarian lebih lama rampungnya.

Manfaat mesin pencari bergantung pada relevansi hasil-hasil yang diberikannya. Meskipun mungkin ada jutaan halaman web yang mengandung suatu kata atau frase, sebagian halaman mungkin lebih relevan, populer, atau autoritatif daripada yang lain. Kebanyakan mesin pencari menggunakan berbagai metode untuk menentukan peringkat hasil pencarian agar mampu memberikan hasil “terbaik” lebih dahulu. Cara mesin menentukan halaman mana yang paling sesuai, dan urutan halaman-halaman itu diperlihatkan, sangat bervariasi. Metode-metodenya juga berubah seiring waktu dengan berubahnya penggunaan internet dan berevolusinya teknik-teknik baru.

Sebagian besar mesin pencari web adalah usaha komersial yang didukung pemasukan iklan dan karenanya sebagian menjalankan praktik kontroversial, yaitu membolehkan pengiklan membayar agar halaman mereka diberi peringkat lebih tinggi dalam hasil pencarian.

3.       Beberapa Tips Mencari dengan Menggunakan Mesin Pencari

ü  filetype:

Option ini digunakan untuk mencari tipe file tertentu. Contoh: filetype:xls -> untuk mencari file MS Excel filetype:doc -> untuk mencari file MS Word

ü  inurl:

Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang “masuk” sebagai url. Dengan option ini Anda dapat melakukan pencarian pada pencarian folder tertentu (jika dikombinasikan dengan option “index of”). Contoh: inurl:admin -> pencarian ini menghasilkan url website yang mempunyai kata “admin”

ü  site:

Option ini secara spesifik digunakan untuk melakukan pencarian pada situs tertentu. Contoh: site:torry.net “xp style” –> mencari dengan keyword “xp style” pada situs www.torry.net

ü  intitle:

Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang terdapat pada title dari halaman web.

ü  link:

Option ini digunakan untuk mengetahui situs mana saja yang nge-link ke situs tertentu. Contoh: link:delphi3000.com –> mencari situs yang mempunyai link ke www.delphi3000.com

Anda dapat mengkombinasikan berbagai option di atas untuk mendapatkan hasil pencarian yang lebih spesifik. Contoh: pdf “rapidshare.de/files” site:rapidshare.de –> untuk mencari buku atau file pdf di rapidshare.de +inurl:exe|rar|zip site:rapidshare.de –> untuk mencari program, aplikasi di rapidshare.de

Anda dapat mengganti site:rapidshare.de menjadi site:megaupload.com untuk mencari file di MegaUpload

4.       Sejarah

Mesin pencari pertama adalah “Wandex”, yang sekarang index yang tidak berfungsi dari World Wide Web Wanderer, suatu web crawler dibangun oleh Matthew Gray di MIT pada 1993. Mesin pencari lain yang lama, Aliweb, juga muncul di 1993 dan masih berjalan hingga saat ini. Salah satu mesin pencari pertama yang sekarang berkembang menjadi usaha komersial yang cukup besar adalah Lycos, yang dimulai di Carnegie Mellon University sebagai proyek riset di tahun 1994.

Segera sesudah itu, banyak mesin pencari yang bermunculan dan bersaing memperebutkan popularitas. Termasuk di antaranya adalah WebCrawler, Hotbot, Excite, Infoseek, Inktomi, dan AltaVista. Mereka bersaing dengan direktori-direktori populer seperti misalnya Yahoo. Belakangan direktori-direktori ini menggabungkan atau menambahkan teknologi mesin pencari agar fungsinya semakin meningkat.

Pada tahun 2002, Yahoo! mengakuisisi Inktomi dan pada 2003, mengakuisisi Overture yang memiliki AlltheWeb dan Altavista. Tahun 2004, Yahoo! meluncurkan mesin pencarinya sndiri yang didasarkan pada teknologi gabungan dari mesin-mesin yang telah diakuisisinya dan memberikan pelayanan yang mengutamakan mesin pencari Web daripada direktorinya.

Pada Desember 2003, Orase menerbitkan versi pertama dari teknologi pencari waktu-riilnya. Mesin ini memiliki banyak fungsi baru dan performancenya meningkat sangat hebat.

Mesin pencari juga dikenal sebagai bintang-bintang yang paling cemerlang dalam perlombaan investasi Internet yang terjadi pada akhir tahun 1990-an. Beberapa perusahaan masuk ke dalam pasar dengan hebat, mencatat keuntungan besar pada penawaran publik pertamanya. Sebagian lagi sama sekali menyingkirkan mesin pencari publiknya, dan hanya memasarkan edisi-edisi Enterprise saja, seperti misalnya Northern Light yang dulunya adalah salah satu dari 8 atau 9 mesin pencari awal setelah Lycos muncul.

Sebelum munculnya Web, ada pula mesin-mesin pencari untuk [protokol]] atau penggunaan lain, seperti misalnya Archie search engine untuk situs-situs FTP anonim dan Veronica search engine untuk Gopher protocol.

Buku Osmar R. Zaïane From Resource Discovery to Knowledge Discovery on the Internet menjelaskan secara rinci sejarah teknologi mesin pencari sebelum munculnya Google.

Mesin-mesin pencari lainnya mencakup a9.com, AlltheWeb, Ask Jeeves, Clusty, Gigablast, Teoma, Wisenut, GoHook, Kartoo, dan Vivisimo.

5.       Google

Sekitar tahun 2001, mesin pencari Google berkembang lebih besar. Keberhasilan ini didasarkan pada bagian konsep dasar dari link popularity dan PageRank. Setiap halaman diurutkan berdasarkan seberapa banyak situs yang terkait, dari sebuah premis bahwa situs yang diinginkan pasti lebih banyak terkoneksi daripada yang lain. Rangking situs (The PageRank)dari sebuah link halaman dan jumlah link dari halaman-halaman tersebut merupakan masukan bagi Rangking situs yang bersangkutan. Hal ini memungkinkan bagi Google untuk mengurutkan hasilnya berdasarkan seberapa banyak halaman situs yang menuju ke halaman yang ditemukannya. User interface Google sangat disukai oleh pengguna, dan hal ini berkembang ke para pesaingnya.

Researchers at NEC Research Institute claim to have improved upon Google’s patented PageRank technology by using web crawlers to find “communities” of websites. Instead of ranking pages, this technology uses an algorithm that follows links on a webpage to find other pages that link back to the first one and so on from page to page. The algorithm “remembers” where it has been and indexes the number of cross-links and relates these into groupings. In this way virtual communities of webpages are found.

6.       Tantangan yang dihadapi mesin-mesin pencari

7.       Mesin pencari global

Mesin pencari berbasis Google

Mesin pencari berbasis Yahoo!

Sumber : www.wikipedia.org



Tugas 3.1 Resume Analisis Kebutuhan
June 6, 2009, 1:49 am
Filed under: APSI

MATERI 3.1

BAB 4 ANALISIS KEBUTUHAN

(REQUIREMENT ANALYSIS)

1. PENDAHULUAN

Dalam melakukan tahap ini akan dicapai 4 tujuan, yaitu :

a.  Menjelaskan sistem saat ini secara lengkap.

b.   Menggambarkan sistem informasi yang ideal.

c.   Membawa  sistem  informasi  yang  ideal  ke  kondisi  saat  ini  dengan  memperhatikan kendala sumber daya.

d.  Memberi dorongan terhadap keyakinan pemakai ke dalam team pengembangan sistem.

Tahap  requirement  analysis adalah  tahap  interaksi  intensif  antara  analis  sistem  dengan komunitas   pemakai   sistem   (end-user),   dimana   team   pengembangan   sistem   menunjukkan keahliannya   untuk   mendapatkan   tanggapan   dan   kepercayaan   pemakai,   sehingga   mendapat partisipasi yang baik.

2. KEINGINAN PEMAKAI

Tahap   awal   dalam   requirement   system   adalah   melakukan   survey   terhadap   keinginan pemakai dan menjelaskan sistem informasi yang ideal.

3. METODE ANALISIS KEBUTUHAN

Perlu  pemilihan  metode  pengumpulan  data  yang  tepat  selama  melakukan  requirement system.  Metode pemilihan pengumpulan data antara lain adalah  interviews,  questionnaires,  observation,  procedure  analysis,  dan document survey.

Adapun jenis metode pengumpulan data yang digunakan harus memperhatikan:

a.    Bagaimana metode itu digunakan.

b.   Target dari metode.

c.    Keuntungan metode.

d.   Kerugian metode.

e.    Kapan metode tersebut baik digunakan.

f.    Beberapa tips-tips praktis dari metode yang digunakan untuk pengumpulan data

4. PROSEDUR ANALISIS (PROCEDURE ANALYSIS)

5. PENGAMATAN DOKUMEN (DOCUMENT SURVEY)

Prosedur  analisis dan pengamatan dokemen harus mempertimbangkan hal – hal sbb:

a.    Bagaimana metode itu digunakan

b.   Target dari metode.

c.    Keuntungan metode.

d.   Kerugian metode

e.    Kapan metode tersebut baik digunakan.

6. SAMPLING

Sampling yang diambil harus memperhatikan kendala sumber  Daya antara lain

a.     Waktu

b.     Uang

c.     Keahlian

d.     Teknologi

e.     Faktor ekternal

7. DOKUMEN ANALISIS KEBUTUHAN

a.  Arahan (conduct) analisis

b.   Kebutuhan pemakai.

c.   Kendala sistem.

d.  Dokumentasi.

KESIMPULAN

  1. Dalam memenuhi kebutuhan analisis, hendak penganilisis memerperhatikan pemakai akhir (end user) dari sistem yang akan dibuat.
  2. Untuk memenuhi kebutuhan anlisisis, hendaklah seorang penganalisis mengetahui metode apa yang terbaik yang digunakan untuk pemilihan  metode  pengumpulan  data  yang  tepat sesuai kebutuhannya.

***SEKIAN TRIMA KASIH……!!!!****



Tugas 2.2(jadwal pelaksanaan PA)
May 30, 2009, 2:01 am
Filed under: APSI

JADWAL PELAKSANAAN PROYEK AKHIR

NO

KEGIATAN

PELAKSANAAN

MEI

JUNI

JULI

AGUSTUS

SEPTEMBER

OKTOBER

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

Survey dan analisa objek

2

penyusunan proposal dan konsultasi proposal

3

Seminar proposal

4

Perancangan sistem

5

Pembuatan aplikasi

6

Pengujian sistem

7

Pembuatan laporan

8

Penyerahan laporan


May 22, 2009, 3:49 pm
Filed under: APSI

Judul : Aplikasi Sistem Penjualan

  1. Fase 1
    1. Pengenalan Sistem Informasi d

>  Masalah

Perkembangan dunia usaha yang semakin pesat dan persaingan usaha yang semakin ketat menuntut para pelaku bisnis untuk memamfaatkan sistem informasi akuntansi yang efektif dan efisisen, terutama dalam hal penyajian informasi yang sesuai dengan kebutuhan intern perusahaan maupun pihak luar perusahaan yang memerlukannya. Informasi berguna untuk membuat suatu kebijakan maupun dalam dalam mengambil suatu keputusan.

As Otoparts adalah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan suku cadang dan service motor yang memiliki tingkat penjualan yang tinggi sehingga membutuhkan  suatu sistem informasi/aplikasi  yang cepat dan akurat untuk mengelola aktifitas penjualannya

>  Kesempatan

Perusahaan ast otoparts ini memberikan kesempatan kepada penulis untuk membantu membuatkan sebuah aplikasi untuk mengelola aktifitas penjualannya sehingga tercipta saling ketergantungan informasi antara penulis dan pimpinan perusahaan.

>  Tujuan

Adapun tujuan dari sistem informasi ini yaitu untuk memudahkan perusahaan dalam melakukan pengawasan dan pengelolaannya usahanya terutama di bidang penjualan.

  1. Keterlibatan personal

>  Analis Sistem

Astra otopart ini menggunakan pembuatan laporan penjualannya secara manual. Setiap penjualan yang terjadi dibuatkan faktur penjualannya dan setiap sore harinya dibuatkan rekap penjualan.

>  Manajemen User

Astra otoparts ini menggunakan manajemen yang sederhana, dimana transaksi penjualan ditanggani langsung oleh pimpinannya dalam hal ini pemiliknya. Untuk kelancaran penjualannya, pemilik dibanntu oleh beberapa orang karyawannya.

>  Manajemen system

Setiap terjadi transaksi penjualan dikeluarkan faktur yang dibuat dan ditanda tangani langsung oleh pemilik. Sedangkan pekerjaan mengebak barang yang dijuak dibantu oleh karyawannya.

Download fase berikuPerancangan sistem aplikasi proyek akhirtnya….!



RESUME PART 1
May 22, 2009, 3:05 pm
Filed under: APSI

BAB 1 PENDAHULUAN

ANALISIS DAN SISTEM INFORMASI

  1. KONSEP DASAR SISTEM

Prosedur : “Suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan/untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.”

Prosedur adalah “rangkaian operasi klerika l (tulis-menulis), yang melibatkan beberapa orang di dalam satu/lebih departemen yang digunakan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi- transaksi bisnis yang terjadi serta untuk menyelesaikan suatu kegiatan tertentu”.

Urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan

  1. apa (what) yang harus dikerjakan,
  2. siapa (who) yang mengerjakannya,
  3. kapan (when) dikerjakan dan
  4. bagaimana (how) mengerjakannya.

Penekanan pada elemen/komponennya : “Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu”

Komponen-komponen /subsistem -subsistem tersebut tidak dapat berdiri lepas sendiri-sen

diri, tetapi subsistem – subsistem tersebut saling berinteraksi dan berhubungan membentuk satu kesatuan sehingga tujuan/sasaran sistem tersebut dapat tercapai.

  1. KARAKTERISTIK SISTEM
    1. Komponen-komponen (Components)

Terdiri dari beberapa subsistem atau subbagian, dimana setiap subsistem tersebut memiliki fungsi khusus dan akan mempengaruhi proses system secara keseluruhan.

  1. Masukan (Input)

Berupa masukan perawatan (Maintenance Input) dan masukan sinyal (Signal Input), contohnya seperti sistem pada komputer, masukan perawatan adalah program dan masukan sinyal adalah data..

  1. Keluaran (Output)

Hasil olahan dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna, contoh untuk system computer adalah informasi sebagai keluaran.

  1. Pengolah (Process)

Suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.

  1. Sasaran (Objectives) atau Tujuan (Goal)

Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem demi mencapai tujuan yang diinginkan.

  1. KLASIFIKASI SISTEM

a. System Tertentu (Deterministic System)

Beroperas i dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi,  interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti seh ingga keluarannya dapat diramalkan. System probabilitas (Probabilistic System). Sistem yang input dan prosesnya dapat didef inisikan, tetapi output yang dihasilkan tidak dapat ditentukan dengan pasti.

b. System Terbuka (Open System)

Sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luar.

c. Sistem Tertutup (Closed System)

Dimana proses yang terjadi tidak mengalami pertukaran materi, energi atau informasi dengan lingkungan diluar sistem tersebut.

d. Relatively Closed Sistem

Sistem yang tertutup tetapi tidak tertutup sama sekali untuk menerima pengaruh pengaruh lain.

e. Artificial System

Sistem yang meniru kejadian dalam system. Sistem ini dibentuk berdasarkan kejadian dialam dimana manusia tidak mampu melakukannya.

f. Natural System

Sistem yang dibentuk dari kejadian dalam alam.  Contoh : laut, tata surya dan lain lain.

g. Manned Sistem

Sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi ke ikutsertaan manusia.

Perancang sistem lebih banyak menggunakan metode “Relatively Closed dan Deterministic System”, karena sistem ini dalam pengerjaannya lebih mudah meramalkan hasil yang akan diperoleh dan lebih mudah diatur dan diawasi.

Download materi lengkapnya disini…okeee

Perancangan sistem aplikasi proyek akhir



Hello world!
May 22, 2009, 2:51 pm
Filed under: Uncategorized

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!